





Tahukah kamu kalau ada kelainan darah genetik yang dikenal sebagai Talasemia? Kondisi di mana tubuh tidak dapat memproduksi hemoglobin secara normal untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Akibatnya, sel darah merah menjadi mudah rusak dan pengidapnya harus rutin menjalani transfusi darah rutin sepanjang hidupnya.
Banyak pembawa sifat (carrier) Talasemia yang fisiknya terlihat sehat dan tidak merasakan keluhan apa pun, sehingga sering tidak menyadari kondisi tersebut. Inilah alasan kenapa skrining darah sejak remaja atau pemeriksaan sebelum menikah sangat krusial dilakukan untuk memutus rantai penurunan Talasemia Mayor pada anak.
Kabar baiknya, mendeteksi dini Talasemia kini aksesnya makin mudah. Melalui layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Puskesmas, skrining ditujukan pada Balita usia 2 tahun dan anak sekolah kelas 7.
Jadi, yuk lebih peduli, deteksi Talasemia sejak dini
Selamat Hari Talasemia Sedunia!
