


Pemberdayaan kader adalah proses pembekalan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas perwakilan masyarakat (seperti kader kesehatan, Posyandu, atau PKK) agar mampu menjadi penggerak, penyuluh, serta jembatan penghubung dalam meningkatkan kesejahteraan dan layanan dasar di lingkungan warga setempat.
Tujuan Utama Pemberdayaan Kader antara lain:
✅Deteksi Dini: Membekali kader untuk mengenali dan melaporkan gejala penyakit menular (seperti DBD, TBC, Diare) sebelum menyebar.
✅Peningkatan Kapasitas: Mengembangkan keterampilan edukasi masyarakat mengenai gizi ibu/balita dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
✅Penggerak Partisipasi: Mendorong warga agar aktif memanfaatkan fasilitas kesehatan (seperti layanan Posyandu ILP) dan kegiatan gotong
Selasa, 19 Mei 2026 Puskesmas Mangunsari Melakukan Pertemuan Pemberdayaan Kader WAJEK (Warga Jemput Cepuk) di wilayah Kerja Puskesmas Mangunsari. Pemberdayaan nini bertujuan untuk pembekalan kader dalam hal penemuan kasus TBC di wilayah masing-masing. Pada pertemuan ini njuga disampaikan tentang materi Tuberkulosis oleh dr. Alma sebagai refreshing bersama pengetahuan kader tentang penyakit TBC.
