Hai #sobatsehat berikut adalah panduan untuk MPASI pada balita usia 2-5 tahun sesuai anjuran Kemenkes RI
Pada usia ini anak sudah bisa makan menu keluarga sudah bisa mengkonsumsi lauk utuh seperti ayam potong daging maupun ikan.

MPASI (Makanan Pendamping ASI) adalah makanan atau minuman bernutrisi yang diberikan kepada bayi berusia 6 bulan ke atas untuk melengkapi kebutuhan gizi yang tidak lagi tercukupi hanya dengan ASI atau susu formula.

MPASI Sangat Penting daintaranya untuk :
✅Pencapaian Gizi: Sejak usia 6 bulan, kebutuhan nutrisi bayi (seperti zat besi, protein, dan kalori) meningkat pesat dan tidak dapat dipenuhi oleh ASI saja.
✅Stimulasi Motorik: Melatih kemampuan mengunyah, menelan, dan mengenalkan bayi pada berbagai macam rasa serta tekstur makanan.
Pemberian MPASI harus dilakukan secara bertahap agar sistem pencernaan bayi dapat beradaptasi dengan baik. Pemberian MPASI harus dilakukan secara bertahap agar sistem pencernaan bayi dapat beradaptasi dengan baik dan diberikan jika bayi sudah menunjukkan tanda siap makan: bisa duduk tegak, kepala tegak dan stabil, serta refleks mendorong lidah (menjulurkan lidah) sudah hilang.

Pada usia 2-5 tahun ini MPASI sudah menu keluarga, anak sudah bisa makan lauk utuh seperti ayam, daging maupun ikan, frekuensi 3–4 kali makan ditambah camilan (snack) 1–2 kali. untuk MPASI tetap dengan menu lengkap Gizi seimbang Isi Piringku.
sumber : Kemenkes RI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *